Ketua INNAK 2017-2022

Ketua INNAK 2017-2022

Rana Purnama Lahardi, SKep More »

Pemateri Seminar

Pemateri Seminar

Ns. Ferry Efendi, S.Kep., MSc., PhD. More »

crew innak

crew innak

kompak banget More »

Ketua Departemen Kesejahteraan

Ketua Departemen Kesejahteraan

Berty Yusnita, BSN, MSN More »

Sekretaris INNAK

Sekretaris INNAK

Ns. Agung Setiyadi, S.Kep, MSN More »

 

Meriahnya acara Donor Darah Innak di aula KBRI Kuwait

Acara yang sudah sejak lama direncanakan oleh pengurus innak periode sebelumnya ini, alhamdulillah telah terlaksana secara sukses dan meriah. Program perdana yang dikomandani oleh saudari Dewi ini telah didalami semenjak rapat pertama innak di taman reggae silam. Kemudian diteruskan dengan rapat – rapat berikutnya sehingga tercapai koordinasi serta kerjasama yang solid diantara panitia yang terpilih maupun partisipasi aktif diaspora Kuwait.

Program ini terwujud selain merupakan realisasi dari program kerja innak periode 2017 – 2022 juga tifak ketinggalan karena dukungan penuh dari pihak KBRI Kuwait melalu IDN.

Program donor darah kemarin mendapat apresiasi yang sangat bagus dari Bapak Dubes Kuwait melalui pesan singkat yang disampaikan oleh Ibu Fathonah, beliau mengatakan, “Bapak bilang acaranya noted“. Maksudnya sukses, bisa dipertimbangkan dan dilanjutkan…

Ketua INNAK yang saat ini sedang berlibur di Indonesia juga mengapresiasi keberhasilan acara donor darah ini. Meskipun tanpa kehadiran ketua innak serta Bapak Dubes yang juga sedang bertugas di Indonesia, namun acara ini sukses. Tercatat 140 orang yang menjalani pemeriksaan kesehatan maupun donor darah, dengan hasil 78 kantong darah berhasil dibawa oleh pihak blood bank. Hal ini sudah lumayan memenuhi target yang sebelumnya dicanangkan adalah minimal 75 akan tetapi acara kemarin sukses menghasilkan 78 kantong darah.

Acara ini juga dimeriahkan oleh grup rebana Fatayat NU Kuwait, serta bazar mini… Disamping partisipan diaspora, ada pula beberapa warga negara Filipina yang ikut mendonorkan darahnya. Terima kasih kami ucapkan atas kerjasama serta partisipasi aktif dati berbagai pihak, sehingga acara donor darah berhasil dilaksanakan secara sukses dan meriah.

Cerita Dibalik 3 Orang Perawat New Comer di Kuwait

Kabar kedatangan perawat yang baru join di RS DAR ALSHIFA KUWAIT menuai banyak perhatian dari banyak orang baik yang ada di Kuwait sendiri maupun yang di Indonesia. Pasalnya berita kedatangannya sangat mengejutkan disaat teman – teman di Indonesia sedang melakukan proses pendaftaran buat 37 orang staf homecare dan 10 tenaga fisioterapi yang baru akan melakukan tes dan interview Februari depan, tiba – tiba saja ada kabar kedatangan 3 orang perawat Indonesia yang diterima kerja di salah satu RS swasta di Kuwait.

Banyak yang menanyakan kapan proses rekrutmen mereka sehingga tiba – tiba saja sudah sampai di Kuwait.

Oleh karena banyak yang bertanya – tanya akan hal tersebut, maka kami tadi malam bersama teman – teman INNAK berusaha mengunjungi 3 orang perawat tersebut di apartment tempat tinggal mereka yang merupakan fasilitas akomodasi free dari RS Dar Alshifa.

wawancara dengan new comer

wawancara dengan new comer

Wah keren banget karena mereka menempati bangunan yang baru saja selesai dibangun. Jadi masih tampak baru semua fasilitasnya. Bangunan tersebut terletak di Hawally blok 11, tidak jauh dari RS.

Ketika rombongan kami tiba disana, tampak 3 orang perawat tersebut sudah menunggu di ruang tamu, sambil menonton tv. Mereka tampak sedang bercanda dan kelihatan diantara mereka bercanda dengan orang arab serta ada 2 orang anak kecil arab diantaranya, wow keren,,, baru datang kemarin tapi sudah mulai bercanda ama anak – anak kecil arab, berarti udah bisa ngomong arab ama inggris lancar pastinya…beda ama kami – kami yang dulu pertama kali datang ke Kuwait hehe…

Jadi ternyata mereka bertiga bener – bener fresh graduate dari program Ners ( Ns ). Mereka menceritakan bahwa September 2017 yang lalu sebelum mereka diwisuda, mereka melakukan tes dan interview padahal mereka belum wisuda Ns. nya… kemudian 4 bulan berikutnya mereka sudah sampai di Kuwait. Relatif cepat juga ya proses rekrutmennya… Jadi mereka ini ternyata adalah hasil training LPK LN Errena Skills and Training Center bersama LP3TKI Surabaya dan BNP2TKI yang diadakan di STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun sekitar Agustus 2017….bersama PPTKIS Timurraya Jaya Lestari Jakarta, sebagai agen penyalurnya…. Singkat cerita kemudian mereka mengikuti interview langsung oleh tim penguji dari Kuwait. Tim penguji tersebut datang sendiri ke Indonesia tentunya atas rekomendasi KBRI Kuwait. Dan alhamdulillah 3 orang dari 1 kampus tersebut lolos dan diterima kerja di Kuwait, dimana 8 bulan sebelumnya ternyata juga sudah ada 1 orang perawat asal Makasar yang juga sudah diterima kerja duluan di RS yang sama, mungkin tidak banyak orang yang mengetahui kedatangan 1 orang perawat tsb.

Para user menghitung 2 tahun mereka menempuh program profesi Ns. tersebut dianggap 2 tahun experience. Jadi bagi teman – teman yang kali ini hampir selesai Ns.nya udah bisa ikut rekrutmen Kuwait yaw, jadi hitungan 2 tahun experience itu tidak 2 tahun setelah Ns, melainkan 2 tahun pasca kelulusan S.Kep.

Mereka juga menceritakan bahwa STR pun belum mereka pegang sampai saat ini, melainkan hanya punya surat rekomendasi saja sudah bisa buat menggantikan STR.

Kelihatannya mereka bertiga semangat bekerja di Kuwait dan semakin senang dengan kedatangan kami. Mereka siap berperan aktif di INNAK sebagai organisasi profesi, selain juga siap aktif di ormas – ormas yang ada di Kuwait sebagai bagian dari diaspora Kuwait. Kami ucapkan welcome di Kuwait kepada saudari Ns. Liana Tulizzah, S.Kep, Ns. Meri Wahyuningtyas, S.Kep, Ns. Ima Kholifatun, S.Kep, semoga 47 orang yang kini sedang melakukan rekrutmen di Indonesia juga segera menyusul bergabung bersama kami di Kuwait. Bagi teman – teman yang belum mendaftar ke Kuwait, jangan takut atau was – was buat datang dan bekerja di Kuwait, karena semua diaspora yang ada di Kuwait sungguh menanti – nanti kedatangan kalian semua.

Blood Donation Save a Life

Blood Donation Save a Life

Blood Donation Save a Life

 

Mengawali kegiatan INNAK kepengurusan baru, di awal tahun ini BIDANG PENDIDIKAN, PELAYANAN, DAN KESEJAHTERAAN mengadakan kegiatan rutin Pemeriksaan Kesehatan Gratis pertama, sekaligus dilaksanakan donor darah, serta disediakan pula BAZAR mini saat berlangsungnya acara ini.

Blood Donation Save a Life

Blood Donation Save a Life

Acara ini dipimpin langsung oleh ketua pelaksana saudari Dewi Sulistyowati, BSN. Meskipun ketua umumnya sedang cuti tahunan berlibur di Indonesia, namun tidak  menghambat pelaksanaan acara perdana ini. Acara ini sengaja mengambil   tema, “Blood Donation Save a Life” mengingat sangat pentingnya kebutuhan darah di saat – saat seseorang dalam keadaan kritis dan sangat membutuhkan darah  sesuai golongan dan resusnya maka kegiatan semacam ini perlu  sering – sering  dilaksanakan demi keselamatan sesama manusia.

Dewi Sulistyowati, BSN

Dewi Sulistyowati, BSN

Alur Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan pelaksanaan penggalangan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis, dimulai dengan pendaftaran online untuk masyarakat Indonesia maupun warga negara lain yang ingin berpartisipasi  dalam  penggalangan donor darah yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Januari 2018 di aula KBRI Kuwait, untuk masyarakat Indonesia yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan gratis dapat hadir dan melakukan pendaftaran pada  saat itu juga. Alhamdulillah saat ini  untuk yang daftar donor darah sudah mencapai 90 orang, karena target kami adalah 100 orang, maka  teman – teman silakan datang saja  antara jam 01 – 07 pm,  dan  bisa melakukan pendaftaran di tempat.

Yuk kita tunggu partisipasi seluruh diaspora, apalagi sudah ada beberapa   warga negara lain yang rencananya juga ikutan acara besok, maka yang WNI sendiri jangan sampai  dilewatkan acara besok yaw,,,,

Akhirnya bisa Menginjakkan Kaki di Kuwait juga,,,,

Kuwait airport

Akhirnya bisa Menginjakkan Kaki di Kuwait juga,,,,

 

Bagi teman – teman di Indonesia yang masih belum berpengalaman ke luar negeri, mungkin masih sulit membayangkan gimana rasanya hidup di luar negeri. Meskipun sudah sering melihat sedikit banyak gambar, video ataupun baca artikel tentang kehidupan di luar negeri, namun tidak jarang dari  kita  masih ada perasaan takut, was – was gimana sich hidup di luar negeri.

Kuwait airport

Kuwait airport

Dan alhamdulillah rombongan staf baru untuk salah satu RS swasta di negara Kuwait, dimana staf – staf asal Indonesia, dini hari tadi sudah sukses tiba di Kuwait dengan keadaan sehat wal afiat. Ada 3 orang staf perawat diantara sejumlah staf baru tersebut. Dan langsung mendapat sambutan hangat dari teman – teman INNAK.

Pasti keren kan, ketika kita pertama kali kita menginjakkan kaki  di negara lain, yang mungkin tidak pernah terbesit oleh kita sejak kecil kalau suatu saat kita harus datang ke negeri  nun jauh disana. Yang tadinya ada perasaan takut,  was – was dan sebagainya, insya Allah akan hilang sedikit, dengan adanya sambutan para senior asal Indonesia di negara tersebut.

kayanya langsung krasan dech

kayanya langsung krasan dech

Berikut video pendek kesan pertama salah satu teman di apartment tempat  tinggal baru mereka di Kuwait ;

Katrok,,, Katroookkkk,,,Wah takut ketinggian ya mbak Merry haha

view luar apartmen

view luar apartment

Semoga teman – teman yang baru tiba di Kuwait merasa senang dengan sambutan kami dari INNAK, meskipun hanya sambutan ala kadarnya. Karena kami dapat berita kedatangannya sangat mendadak dan tanpa persiapan. Kami atas nama INNAK mohon maaf   yang sebesar – besarnya kalau sambutannya masih kurang yaw hehe,,, gapapa besok hari Sabtu, 20 Januari 2018 jam 01 – 07 pm kita ada acara :  mini bazar, pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus donor  darah, kami tunggu kedatangannya di aula KBRI, insya Allah ada sedikit hidangan makanan Indonesia, sebagai pengobat sedikit rindu kampung halaman.

 

Selamat Datang 3 Orang Keluarga Baru INNAK di Kuwait

3 perawat new comer

Selamat Datang 3 Orang Keluarga Baru INNAK di Kuwait

 

Sudah lama di Kuwait tidak ada lagi rekrutmen perawat baru dari negara Indonesia. Rekrutmen terakhir sekitar tahun 2009 – 2010. Sehingga otomatis jumlah perawat Indonesia yang bekerja di negara Kuwait tidak ada penambahan, malahan lambat laun semakin berkurang.

3 perawat new comer

3 perawat new comer

Diketahui bahwa setelah rekrutmen tahun 2009 itu sebenarnya sudah dilakukan beberapa kali agenda rekrutmen baru, namun selalu gagal. Seperti rekrutmen perawat ambulance sub kontrak, sudah dilakukan ujian, namun tidak ada satu pun yang terealisasi untuk diterbangkan. Disusul kemudian rekrutmen perawat buat di tempatkan di RS Royal Hayat, kabarnya tidak ada yang lulus tes sama sekali. Setelah itu ada lagi kabar rekrutmen perawat MOH, itupun juga kabarnya dibatalkan, dikarenakan jumlah pendaftar yang minim sekali.

Namun alhamdulillah malam  ini dikabarkan ada 3 orang perawat  yang diterbangkan ke Kuwait. Perawat –  perawat tersebut rencananya akan dipekerjakan di RS  Dar Al-Shifa. Berikut nama – nama 3 orang perawat tersebut :  Liana Tulizzah, Meri Wahyuningtyas, Ima Kholifatun.

Ketiga orang perawat tersebut rencananya diterbangkan bersama-sama dengan staf – staf baru RS Dar Al-Shifa yang  akan menempati beberapa sektor di luar keperawatan,seperti : sopir, OB dll. Pesawat yang akan ditumpangi adalah Emirates Airlines dengan nomor penerbangan EK 357 lepas landas hari ini, Kamis, 18 Januari 2018 pukul 17:45 WIB,  transit di Dubai pukul 23:15 – 00:55 waktu Dubai. Dan insya Allah akan mendarat di Kuwait airport besok hari Jum’at, 19 Januari 2018 pukul 01:45 dini hari waktu Kuwait dengan nomor penerbangan EK 853.

Kami ucapkan selamat datang di Kuwait, ahlan wa sahlan fil Kuawait. Kami seluruh diaspora Kuwait, khususnya PPNI DPLN Kuwait atau lebih dikenal INNAK dengan senang hati, dengan tangan terbuka lebar – lebar menyambut teman – teman semua yang rencananya mendarat di Kuwait dini hari nanti.

Sharing Inspirasi Bisnis yang sangat Memukau 

Bekerja di luar negeri adalah pilihan, namun tidak menghalangi kita untuk tetap bisa berbisnis di negeri kita. Begitu pula 3 orang pembicara pada acara malam sharing bisnis tahap pertama ini adalah rekan – rekan kita yang bekerja di Kuwait, namun masih bisa membagi waktunya untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia dengan cukup sukses, menghasilkan, maju, bahkan omset meningkat serta berkembang dari yang tadinya cuma 1 sekarang sudah 3 unit.

Rudi Rudiyono, Suli Hamdani, Roby Fajar

Rudi Rudiyono, Suli Hamdani, Roby Fajar

Apakah rahasianya bisa menjalani kedua hal sekaligus yaitu bekerja di Kuwait serta berbisnis di Indonesia yang mungkin tidak mudah bagi setiap orang.

Hal pertama yang dilakukan adalah keberanian untuk memulai. Memulai bisnis dengan modal sesuai dengan kemampuan finansial. Mistake + Correction = LEARNING. Tidak ada pebisnis yang tidak pernah mengalami kegagalan, namun kegagalan tersebut tidak bikin kita trauma, namun kegagalan + perbaikan harus menjadi pelajaran buat usaha bisnisnya. Dan hal ini yang telah dialami oleh Bapak Rudi Rudiyono salah satu pembicara yang merupakan sarjana Geologi yang sudah banyak malang melintang di dunia bisnis mulai dari : MLM, Toko kelontong, Apotek dll.

Rudi Rudiyono

Rudi Rudiyono

Beliau memaparkan bahwa kegagalan yang dialami malah membawanya ke kelas yang lebih tinggi dari dunia bisnisnya. 

Meskipun sekarang punya 3 buah apotek, namun beliau mengatakan apotek bukanlah tujuan akhir dalam dunia bisnisnya, beliau punya tekad untuk memiliki 4 pilar dalam bisnisnya, yaitu ingin menaruh telur di keranjang yang berbeda – beda, begitu cita – cita beliau.

Abu Ridho

Abu Ridho

Sementara Abu Ridho ( Bapak Suli Hamdani ) yang juga memaparkan bisnisnya saat malam sharing, kebetulan bisnisnya di bidang advertising di kota Malang yang notabene kota besar, kota pelajar, kota yang sangat berkembang ini. Beliau menyarankan 2018 – 2019 adalah waktu yang tepat bagi teman – teman yang lain bila ingin buka bisnis percetakan, karena saat ini sudah menjelang pemilu, biasanya orderan meningkat, orderan juga meningkat saat akhir tahun, yaitu orderan pembuatan calender.

Begitu pula saudara Roby Fajar yang menekuni bisnis travel umroh juga memberikan ulasan seputar bisnis umroh. Dimana motivasinya menggeluti bisnis ini tidak semata – mata karena uang, namun untuk membantu orang lain agar terpenuhi cita – citanya untuk beribadah di Masjidil Haram.

Secara umum acara malam sharing inspirasi bisnis berjalan sukses dan atraktif sekali.  Acara serupa juga akan digelar 2 minggu lagi dengan pembicara serta lini bisnis yang beda, yang akan membuka wawasan kita buat memulai berbisnis disamping kita tetap menjalani pekerjaan kita di Kuwait.  So jangan lewatkan kesempatan untuk malam sharing berikutnya, mengingat kapasitas aula KBRI hanya bisa menampung 120 peserta, maka segera cantumkan nama anda saat pendaftaran dibuka.

Lowongan Kerja PT Angkasa Pura ternyata Hoax Belaka

Ternyata sudah beberapa bulan ini terjadi kabar hoax tentang rekrutmen tenaga  kerja seiring pembangunan bandara – bandara PT Angkasa Pura di beberapa wilayah di Indonesia. Memang benar adanya hari ini dibangun banyak bandara di Indonesia, namun PT Angkasa Pura belum membuka lowongan berbagai formasi tenaga kerja di jajarannya. Jadi mohon maaf kepada masyarakat yang terlanjur membagikan kabar hoax yang sudah terlanjur tersebar sebelumnya. Namun dalam waktu dekat pasti akan segera dipublikasi secara resmi tentang formasi tenaga yang dibutuhkan.

Hasil investigasi Detikcom yang menghubungi PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto. Disebutkan ternyata, isi broadcast itu tak dapat dipertanggungkawabkan.

PT Angkasa pura

PT Angkasa pura

“Tiga bulan ini sudah beberapa info hoax soal rekrutmen. Kalau bulan ini memang satu ini yang untuk Kulon Progo,” tutur Liza Anindya, Communication and Legal Division Head PT Angkasa Pura I BandaraAdisutjipto. Liza mengirim link website klarifikasi rekrutmen yang berisi pengumuman agar setiap orang waspada terhadap info lowongan kerja. Juga mengirimkan screenshot seperti di bawah ini:

Hoax

Hoax

Jadi masyarakat dimohon untuk lebih berhati – hati di zaman kekinian ini dimana banyak kabar yang dengan cepat tersebar ke seluruh lapisan masyarakat. Ditakutkan berita – berita hoax tersebut berdampak merugikan masyarakat.  Dan khusus dari admin website ini, kami juga mohon maaf yang sebesar – besarnya juga sempat memuat berita tersebut, meskipun berita tersebut sangat diminati dengan total viewer sekitar 75 orang dengan hanya hitungan beberapa jam aja tayang, namun demi kebaikan bersama, postingan tersebut kami hapus setelah terbukti kalau berita tersebut belum bisa dipertanggungjawabkan. Jangan khawatir kita tunggu berita bagusnya dari PT Angkasa pura yang resmi, pasti akan kita muat dalam website kita ini. Semoga bermanfaat buat teman – teman semua, atau buat sanak saudara, teman karib, tetangga jauh – dekat, kolega dll.
Sumber :

  • Detik.com
  • PT Angkasa Pura Bandara Adisutjipto

 

Berbagi Peluang Bisnis Inspiratif

Bekerja sebagai perawat merupakan salah satu profesi yang kaya akan nilai ibadah, dimana dalam kesehariannya selalu menolong orang yang sedang tergeletak lemah di pembaringan, atau sekedar senyum kepada para pasien juga merupakan salah satu sumber pahala yang bisa kita dapatkan dari peran kita sebagai perawat. Disamping ada beberapa orang yang sudah tujuan dari lubuk hati terdalam sejak kecil memang bercita – cita sebagai perawat, namun ada juga beberapa orang yang sekedar sebagai asbab rejeki aja menjalani profesi ini.

Inspirasi bisnis

Inspirasi bisnis

Nah malam ini Indonesian Diaspora Network chapter Kuwait punya acara untuk berbagi Ilmu. Acara perdana ini diawali dengan visi bagaimana untuk mulai Berbisnis. Dimana kegiatan ini akan berupa seminar yang diisi oleh teman-teman yang telah sukses dalam bisnisnya.

Wow kegiatan ini pastinya sangat bermanfaat dan diminati oleh seluruh diaspora dari berbagai kalangan entah itu profesi perawat dan seluruh kalangan diaspora yang berdomisili di Kuwait, karena kegiatan semacam ini sudah barang tentu akan menjadi inspirasi apa yang harus dilakukan setelah di Kuwait. Karena sebagai seorang diaspora cepat atau lambat kita pasti akan pulang dari Kuwait dan kembali kepada ibu pertiwi kampung halaman kita masing – masing.

Acara akan diadakan malam ini Kamis, 11 Januari 2018, jam 18:00 – 21:00 waktu Kuwait, tempat di aula KBRI Kuwait.

Pengisi Acara:

>> Rudi Rudiyono

CEO Apotik Lunar, 3 cabang di Yogjakarta

Topiknya: “Segera Buka, Untung dan Berkembang”

>> Suli Hamdani

CEO Ridho Advertising, Malang

Topiknya “Ridho Advertising”

>> Mochamad Robby Fajar Cahya

CEO Shifara Group (Dental Clinic, Tour & Travel, Fashion

Topiknya: “Menjadi pelayan Tamu Allah”

Shifara Tour & Travel

Shifara Tour & Travel

Dari pengisi acara aja sudah kelihatan kalo mereka sudah jagoan semua. 

Memulai berbisnis tentunya tidak langsung ujug-ujug, ma’ bedundhuk langsung jadi dan punya. 

Pasti ada lika-liku-nya hingga muncul keinginan dan memulai langkah untuk jalan.

Naah.. Pasti seru-kan 

Yuk, ikuti paparan mereka untuk masa depan.

Kegiatan yang digelar malam ini adalah kegiatan perdana sharing – sharing ilmu, tentunya akan diadakan lagi sharing – sharing ilmu dari narasumber yang sama maupun berbeda – beda di episode – episode berikutnya… Sampai jumpa nanti malam yaw,,,,, 

Peluang Meniti Karier Perawat dan Meraup Dinar Kuwait 

Pembangunan kesehatan merupakan salah satu program unggulan di negara Kuwait, dimana masyarakatnya sudah lama menikmati fasilitas ini dengan sangat memuaskan dibanding di negara – negara lainnya. Seperti halnya program BPJS, di Kuwait sudah puluhan tahun menjalankan program tersebut. Hal ini diberlakukan bagi seluruh bayi lahir akan diwajibkan untuk mengurus sebuah kartu semacam BPJS di Indonesia, apalagi bagi setiap imigran yang datang dan ingin menetap di Kuwait wajib hukumnya punya kartu semacam BPJS tersebut karena syarat diterbitkannya KTP di negara kaya minyak ini harus menyertakan kartu BPJS.

Tenaga homecare

Tenaga homecare

Selain menikmati fasilitas kesehatan yang sudah disediakan oleh pemerintah, para penduduk Kuwait umumnya juga mempekerjakan tenaga perawat homecare di rumah mereka, terutama bagi mereka yang punya anggota keluarga yang membutuhkan perawatan kesehatan terus – menerus sepulang dari rumah sakit.

Nah ini kesempatan bagus sekali buat teman – teman di Indonesia karena di Kuwait sedang membutuhkan tenaga homecare asal Indonesia dimana selama ini posisi ini hanya dari negara India dan Filipina.

COWOK, CEWEK, PERAWAT, BIDAN D3, D4, S1+STR+2 TH PENGALAMAN

UNTUK HOMECARE DI KUWAIT

Gaji antara Rp 9-10 Jt.
Food allowance, pondokan & transport free.

Pendaftaran terakhir tgl 26 January.

Rencana interview di PT MSS Malang-Jatim February 2018.

Peminat silahkan WA: 081336691813.

Siapa tahu kesempatan ini adalah batu loncatan terbaik. Ambillah!

Malang, 2 Jan 2018

SYAIFOEL HARDY

Untuk wilayah Palu dan Sulawesi

Hubungi kami LPK SENSE

Sugyarso Sanan tlp/WA : 082226729309

Di Kuwait selama ini sering kita dengar bahwa teman – teman perawat homecare baik yang berasal dari negara India ataupun Filipina, sambil bekerja homecare mereka juga sambil menunggu kalau – kalau ada rekrutmen dari MOH ( Ministry of Health ) dimana gajinya bisa 3 – 4 kali lipat buat S1. Jadi teman – teman dari Indonesia juga tidak masalah menapak tilas atau kalau istilah zaman sekarang copas aja langkah – langkah yang biasa diambil oleh teman – teman India dan Filipina tersebut.

Selamat berjuang, dan tentunya perawat – perawat yang sudah berdomisili di Kuwait selama puluhan tahun yang sudah datang sebelumnya akan dengan tangan terbuka lebar menunggu kedatangan rekan – rekan semua.

Kedatangan kalian akan menambah Diaspora yang ada di Kuwait, jangan khawatir karena jumlah kita lumayan banyak dan kita akan sering kontak karena negara Kuwait kan cuma kecil areanya, terutama rekan – rekan yang bekerja di Departemen Ambulance akan sering kontak dan berkolaborasi dengan teman – teman homecare saat menangani pasien dari rumah ke rumah sakit atau sebaliknya.

Standar Profesi Perawat perlu lebih Diperhatikan saat Menjalankan Tugas

Undang-undang RI Nomor 38 tahun 2014 tentang Keperawatan mengamanatkan bahwa praktik keperawatan harus didasarkan pada kode etik, standar pelayanan, standar profesi, dan standar prosedur operasional.  Semua perawat baik yang praktik mandiri maupun praktik di fasilitas pelayanan kesehatan harus merujuk pada standar. 

Perawat Kuwait

Perawat Kuwait

Bagi semua orang yang berprofesi sebagai perawat hendaknya memahami hal ini sebelum mereka menjalankan tugas di tempat kerja masing – masing. Sehingga saat menjalankan tugas, perawat harus senantiasa berhati – hati serta mengutamakan klien disamping menjaga diri agar tidak sampai melanggar ketetapan yang berlaku yang akan berdampak kepada sangsi hukum.

PPNI sebagai organisasi profesi Perawat, selain memperhatikan anggotanya, juga harus memastikan  masyarakat menerima pelayanan dan asuhan keperawatan yang kompeten dan aman. Untuk itulah Standar Profesi Perawat perlu ditetapkan, melalui mereview kembali Standar Profesi Perawat yang telah ada untuk dirumuskan ulang. Harif Fadhillah yang juga Ketua Umum DPP PPNI manyatakan bahwa sebelumnya PPNI telah menyusun standar tersebut, mengacu pada kompetensi International Council of Nurses (ICN).

Kegiatan yang dikemas dalam workshop tersebut, berlangsung sejak 18-19 Agustus 2017 di Hotel Dafam Jakarta tersebut, melibatkan Bidang Diklat dan Bidang Pelayanan yang mewakili Perawat seluruh Indonesia. Dalam sambutannya saat membuka acara tersebut, ia menyampaikan bahwa telaah terhadap standar profesi ini perlu dilakukan mengingat perubahan yang terjadi dalam lingkup global, termasuk juga kawasan regional ASEAN, dimana telah didepakati common core competences untuk perawat dalam komunitas ASEAN.

Perawat Banyuwangi

Perawat Banyuwangi

Baru – baru ini terdengar kabar ada kasus diduga pelanggaran yang dilakukan oleh salah seorang perawat di wilayah timur pulau Jawa tepatnya di Banyuwangi. Dimana kasusnya sedang ditangani oleh aparat kepolisian setempat. Belum lagi juga tersiar kabar ada juga salah seorang perawat kita yang bekerja di Kuwait juga mendapatkan komplain dari pasien, sehingga berakibat harus berurusan dengan pihak kepolisian. Kita do’akan semoga rekan kita sejawat yang sedang dirundung masalah tersebut segera teratasi masalahnya dengan sebaik – baiknya. Semoga kita semua yang berprofesi perawat bisa mengambil pelajaran dari peristiwa ini sehingga lebih berhati – hati lagi dalam menjalankan tugas dan peran fungsi kita di tempat kerja kita masing – masing.
Sumber :

  • http://ppni-inna.org/index.php/public/information/news-detail/16
  • INNAK
  • PPNI Banyuwangi