Category Archives: PPNI

International Nurses Day Bersama Ketua PPNI Pusat di DPLN PPNI Kuwait

International Nurses Day Bersama Ketua PPNI Pusat di DPLN PPNI Kuwait

 

Setiap tanggal 12 Mei diperingati sebagai  Hari keperawatan Sedunia, PPNI Kuwait yang merupakan salah satu wadah organisasi perawat di kuwaitpun ikut merayakan. ada pemandangan yang berbeda dari peringatan hari perawat sedunia  kali ini, yang spesial pada perayaan kali ini adalah hadirnya Ketua PPNI Pusat Bapak Harif Fadhillah, S.Kp., S.H., M.Kep dan Ibu DR. Mustikasari, S.Kp., MARS selaku Sekjen PPNI Pusat.

Bapak Harif dan Ibu Mustikasari yang tiba pagi hari  di  Sheikh Saad  Airport tanggal 12 Mei setelah melantik Pengurus PPNI Perwakilan UAE di sambut hangat oleh Ketua PPNI Kuwait Rana Purnama Lahardi, S.Kep, perwakilan pengurus dan perwakilan KBRI Kuwait Bapak Fahmi.

 

 

 

(berfoto di depan Sheikh Saad Airport – Kuwait bersama Pengurus DPLN PPNI Kuwait)

(berfoto di depan Sheikh Saad Airport – Kuwait bersama Pengurus DPLN PPNI Kuwait)

 

Selanjutnya rombongan menuju ke tempat menginap di hotel Ramanda di daerah Reggae. Setelah itu kegiatan di lanjutkan dengan kegiatan City Tour. adapun tempat yang di tuju adalah beberapa RS yang berada di sabah region diantaranya : Ibnu Sina Hospital, An- Nafisi Hospital, KCCC, Sabah Medical, Surgical dan Pediatrik Hospital , Psychiatric Hospital, Chest Hospital, TB Center, dan Sabah Ahmad Urology Center. selain mengunjungi beberapa RS yang berada di Sabah Region para rombongan juga di ajak untuk mengunjungi Kuwait Tower yang merupakan icon negara kuwait dan mencicipi kulinary serta mencoba menggunakan kostum tradisional kuwait.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(Kunjungan ke Salah Satu Rumah Sakit yang berada di Kuwait )

(Kunjungan ke Salah Satu Rumah Sakit yang berada di Kuwait )

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(City Tour menikmati kuliner dan busana tradisional Kuwait)

(City Tour menikmati kuliner dan busana tradisional Kuwait)

 

Setelah city tour rombongan pun menuju Kedutaan Besar Indonesia Kuwait yang berada di daerah Daiya. Kegiatan  yang di Pandu oleh Sdri. Masitoh, BSN dan Sdri.  Halilah, AMK sebagai MC di awali dengan Sambutan dari Ketua Panitia Sdr. Adi Sasmita, AMK yang melaporkan tentang Persiapan Perayaan Hari Perawat Sedunia ini.  Dilanjutkan dengan  Seminar yang di bagi dalam 2 sesi,
Sesi 1 Seminar, Workshop dan Training tentang Capacity building dan Managemen Organisasi yang diikuti oleh para pengurus DPLN PPNI Kuwait yang di bawakan Oleh DR. Mustikasari, S.Kp., MARS dan Moderator Sdr. Ns. Mochamad Robby Fajar Cahya, S.Kep., MSN.  Bu titi sapaan akrab bu Mustika dengan gaya khasnya mampu membius para pengurus untuk larut dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan antusias. materi yang di berikan yang bertujuan untuk menumbuhkan nilai persatuan tanggung jawab serta kekompakan ini tidak hanya di berikan dalam materi saja tapi dilengkapi dengan game – game yang sangat menarik.

 

(Sambutan dari Duta Besar [Bapak Tatang Budi Utama Razak], Bidang Pensosbud [Ibu Fathonah Said], Atase Tenaga Kerja [Bapak Alamsyah], Ketua Panitia [Adi Sasmita], Ketua PPNI Kuwait [Rana Purnama Lahardi] dan Ketua DPP PPNI Pusat [Harif Fadhillah])

(Sambutan dari Duta Besar [Bapak Tatang Budi Utama Razak], Bidang Pensosbud [Ibu Fathonah Said], Atase Tenaga Kerja [Bapak Alamsyah], Ketua Panitia [Adi Sasmita], Ketua PPNI Kuwait [Rana Purnama Lahardi] dan Ketua DPP PPNI Pusat [Harif Fadhillah])

(Training Managemen Organisasi dan Capacity Building ; Semua Peserta sangat antusias)

(Training Managemen Organisasi dan Capacity Building ; Semua Peserta sangat antusias)

 

Di sesi 2 Seminar di isi oleh Bapak Harif Fadhillah, S.Kp., SH., M.Kep dengan moderator Sdr. Suhardi Mansur, BSN dengan  tema : Pembentukan Praktek Keperawatan Mandiri di Indonesia. Lebih dari 100 peserta memenuhi Aula KBRI Kuwait. Kegiatan seminar dengan tema yang sangat menarik tersebut mengundang pertanyaan yang sifatnya kongkrit berupa praktik keperawatan mandiri yang  bisa jadi persiapan di tanah air setelah resign, dan  tak kalah menarik juga issue terkait STR (surat tanda registrasi) pun turut diangkat. beberapa pertanyaan  di sampaikan oleh  peserta, diantaranya Bapak Suli Hamdhani yang merupakan perawat senior yang telah bekerja lebih dari 25 tahun dan akan segera meninggalkan kuwait karena resign.

 

(Peserta sangat Ramai Saat Materi disampaikan oleh Pembicara)

(Peserta sangat Ramai Saat Materi disampaikan oleh Pembicara)

 

(Pemberian Plakat dan Kenang- kenangan Untuk Para Pembicara)

(Pemberian Plakat dan Kenang- kenangan Untuk Para Pembicara)

 

Kegiatan yang  juga di hadiri oleh Duta Besar RI Bapak Tatang Budi Utama Razak dalam sambutan  menyampaikan apresiasi setinggi- tingginya kepada para perawat Indonesia di kuwait , karena selain merupakan garda terdepan untuk melaporkan kondisi kesehatan warga Indonesa di Kuwait, Perawat Indonesia berperan aktif di beberapa organisasi kemasyarakatan yang ada di kuwait di antaranya menjadi Panitia Persiapan Pemilihan Umum.

Pada kegiatan tersebut juga di berikan beberapa penghargaan untuk beberapa perawat Indonesia dengan beberapa kategori diantaranya :

  1. Suhardi Mansur, BSN, dengan kategori Pengurus PPNI Teraktif
  2. Mochamad Robby Fajar Cahya, S.Kep., MSN, dengan kategori Perawat teraktif mengikuti kegiatan Seminar dan Training
  3. Agung Setyadi, S.Kep., MSN, dengan Kategori Perawat terbaik pada Kegiatan Akreditasi Sabah Hospital
  4. Anggun, BSN, dengan kategori Perawat Terbaik Infectious Disease Hospital
  5. Saefullah Satiri, S.Kp., dengan Kategori Perawat terbaik Medical Department Sabah Hospital
  6. Nono Suhartono, AMK dan Irwansyah, AMK dengan Kategori Excellent Staff dalam Akreditasi Sabah Al Ahmad Urology Center
  7. Dewi Sulistyowati, BSN dengan kategori Perawat terbaik Adan Hospital
  8. Suli Hamdani dengan kategori Life Achievements 2018

 

(Penghargaan Kepada Para Perawat yang berprestasi)

(Penghargaan Kepada Para Perawat yang berprestasi)

 

Di keesokan harinya para pembicara bertolak ke tanah air dengan pesawat Qatar Airlines dilepas Oleh Ketua PPNI Kuwait dan beberapa pengurus. Dengan hadirnya orang Pertama di Profesi Kita pada perayaan  Acara Hari Perawat Sedunia tersebut , semoga ada perubahan terhadap perawat dan Perawat Indonesia bisa terus berkiprah di kancah International, We PROUD BE COME NURSE, NURSE : A Voice to Lead : Health is Human Right . (mrfc@humasinnaQ8)

 

 

 

 

 

Standar Profesi Perawat perlu lebih Diperhatikan saat Menjalankan Tugas

Undang-undang RI Nomor 38 tahun 2014 tentang Keperawatan mengamanatkan bahwa praktik keperawatan harus didasarkan pada kode etik, standar pelayanan, standar profesi, dan standar prosedur operasional.  Semua perawat baik yang praktik mandiri maupun praktik di fasilitas pelayanan kesehatan harus merujuk pada standar. 

Perawat Kuwait

Perawat Kuwait

Bagi semua orang yang berprofesi sebagai perawat hendaknya memahami hal ini sebelum mereka menjalankan tugas di tempat kerja masing – masing. Sehingga saat menjalankan tugas, perawat harus senantiasa berhati – hati serta mengutamakan klien disamping menjaga diri agar tidak sampai melanggar ketetapan yang berlaku yang akan berdampak kepada sangsi hukum.

PPNI sebagai organisasi profesi Perawat, selain memperhatikan anggotanya, juga harus memastikan  masyarakat menerima pelayanan dan asuhan keperawatan yang kompeten dan aman. Untuk itulah Standar Profesi Perawat perlu ditetapkan, melalui mereview kembali Standar Profesi Perawat yang telah ada untuk dirumuskan ulang. Harif Fadhillah yang juga Ketua Umum DPP PPNI manyatakan bahwa sebelumnya PPNI telah menyusun standar tersebut, mengacu pada kompetensi International Council of Nurses (ICN).

Kegiatan yang dikemas dalam workshop tersebut, berlangsung sejak 18-19 Agustus 2017 di Hotel Dafam Jakarta tersebut, melibatkan Bidang Diklat dan Bidang Pelayanan yang mewakili Perawat seluruh Indonesia. Dalam sambutannya saat membuka acara tersebut, ia menyampaikan bahwa telaah terhadap standar profesi ini perlu dilakukan mengingat perubahan yang terjadi dalam lingkup global, termasuk juga kawasan regional ASEAN, dimana telah didepakati common core competences untuk perawat dalam komunitas ASEAN.

Perawat Banyuwangi

Perawat Banyuwangi

Baru – baru ini terdengar kabar ada kasus diduga pelanggaran yang dilakukan oleh salah seorang perawat di wilayah timur pulau Jawa tepatnya di Banyuwangi. Dimana kasusnya sedang ditangani oleh aparat kepolisian setempat. Belum lagi juga tersiar kabar ada juga salah seorang perawat kita yang bekerja di Kuwait juga mendapatkan komplain dari pasien, sehingga berakibat harus berurusan dengan pihak kepolisian. Kita do’akan semoga rekan kita sejawat yang sedang dirundung masalah tersebut segera teratasi masalahnya dengan sebaik – baiknya. Semoga kita semua yang berprofesi perawat bisa mengambil pelajaran dari peristiwa ini sehingga lebih berhati – hati lagi dalam menjalankan tugas dan peran fungsi kita di tempat kerja kita masing – masing.
Sumber :

  • http://ppni-inna.org/index.php/public/information/news-detail/16
  • INNAK
  • PPNI Banyuwangi