Silaturahmi dan Audiensi PPNI Kuwait bersama Duta Besar Indonesia Kuwait Bapak Tri Tharyat

Arahan dari Bapak Duta Besar RI Tri Tharyat

Silaturahmi dan Audiensi PPNI Kuwait bersama Duta Besar Indonesia Kuwait Bapak Tri Tharyat

 

Kamis 27 Juni 2019, Telah dilaksanakan silaturahmi dan diskusi antara pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuwait dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) perwakilan Kuwait yang di Pimpin langsung oleh Bapak Duta Besar RI Tri Tharyat. Pertemuan berlangsung di Aula KBRI Kuwait, Da’iya. Sejumlah 16 orang perwakilan Pengurus PPNI Kuwait hadir yang di Ketuai langsung oleh Ketua PPNI Kuwait Bapak Rana P Lahardi, S.Kep.

Arahan dari Bapak Duta Besar RI Tri Tharyat

Arahan dari Bapak Duta Besar RI Tri Tharyat

Dalam pertemuan tersebut Bapak Duta besar menggali beberapa keterangan dan masukan dari Pengurus PPNI Kuwait mengenai Keperawatan baik di Indonesia maupun di Kuwait. Beliau berkomitmen akan berupaya mengembangkan potensi Perawat Indonesia agar dapat diserap oleh Pemerintah Kuwait, dalam hal ini disektor pemerintahan terkhusus Ministry Of Health (MOH) Kuwait.

Pemaparan dari Ketua PPNI Kuwait Rana P Lahardi

Pemaparan dari Ketua PPNI Kuwait Rana P Lahardi

Ketua PPNI Kuwait Rana P Lahardi memaparkan potensi-potensi yang dimiliki oleh Perawat Indonesia serta memberikan berbagai masukan, khususnya ditujukan bagi Stake Holder Di Indonesia (pihak Kemenkes, PPSDM, Kampus Keperawatan, Organisasi Profesi dan sebagainya) untuk terus mengembangkan kualitas serta keprofesionalan Mahasiswa dan Perawat Indonesia dengan orientasi bisa bersaing di kancah dunia Internasional. Terutama kurikulum berbasis International Nurses, misalnya peningkatan Skill Bahasa Inggris, Pengembangan Motivasi dan Informasi tentang Bekerja di LN sejak dini.

Peserta Rapat

Peserta Rapat

Silaturahmi KBRI bersama PPNI Kuwait

Silaturahmi KBRI bersama PPNI Kuwait

Hal lainnya juga disuarakan oleh Pengurus PPNI agar supaya pihak KBRI bisa meningkatkan kualitas perekrutan terhadap calon Perawat yang akan dipekerjakan di Private Sektor, yang mana diharapkan KBRI dalam hal ini Atnaker kedepan bisa lebih bernegosiasi terkait peningkatan salary (gaji) yang ditawarkan oleh Penyedia Jasa Perawat Indonesia di Kuwait.

Peserta aktif menyampaikan masukan

Peserta aktif menyampaikan masukan

Selanjutnya mengenai permasalahan verifikasi Ijazah yang menimpa 100 lebih perawat Indonesia di Kuwait, PPNI sangat berharap pihak Pemerintah Indonesia yang dalam hal ini Menkes RI untuk bisa melobi Pemerintah Kuwait agar dilakukannya pemutihan Verifikasi Ijazah seperti hal nya yang pernah terjadi pada tahun 2000 silam.

Foto Bersama

Foto Bersama

Harapan Besar dari PPNI Kuwait kepada pihak KBRI Kuwait agar kedepan terjalin peningkatan kerjasama dengan organisasi Perawat Indonesia di Kuwait. Akhir kata, melalui Ketua PPNI Kuwait disampaikan Apresiasi kepada Bapak Duta Besar RI Tri Tharyat atas attensi atau perhatiannya dalam upaya memajukan profesi Perawat Indonesia baik yang berada di Kuwait maupun di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *