Cerita Dibalik 3 Orang Perawat New Comer di Kuwait

Kabar kedatangan perawat yang baru join di RS DAR ALSHIFA KUWAIT menuai banyak perhatian dari banyak orang baik yang ada di Kuwait sendiri maupun yang di Indonesia. Pasalnya berita kedatangannya sangat mengejutkan disaat teman – teman di Indonesia sedang melakukan proses pendaftaran buat 37 orang staf homecare dan 10 tenaga fisioterapi yang baru akan melakukan tes dan interview Februari depan, tiba – tiba saja ada kabar kedatangan 3 orang perawat Indonesia yang diterima kerja di salah satu RS swasta di Kuwait.

Banyak yang menanyakan kapan proses rekrutmen mereka sehingga tiba – tiba saja sudah sampai di Kuwait.

Oleh karena banyak yang bertanya – tanya akan hal tersebut, maka kami tadi malam bersama teman – teman INNAK berusaha mengunjungi 3 orang perawat tersebut di apartment tempat tinggal mereka yang merupakan fasilitas akomodasi free dari RS Dar Alshifa.

wawancara dengan new comer

wawancara dengan new comer

Wah keren banget karena mereka menempati bangunan yang baru saja selesai dibangun. Jadi masih tampak baru semua fasilitasnya. Bangunan tersebut terletak di Hawally blok 11, tidak jauh dari RS.

Ketika rombongan kami tiba disana, tampak 3 orang perawat tersebut sudah menunggu di ruang tamu, sambil menonton tv. Mereka tampak sedang bercanda dan kelihatan diantara mereka bercanda dengan orang arab serta ada 2 orang anak kecil arab diantaranya, wow keren,,, baru datang kemarin tapi sudah mulai bercanda ama anak – anak kecil arab, berarti udah bisa ngomong arab ama inggris lancar pastinya…beda ama kami – kami yang dulu pertama kali datang ke Kuwait hehe…

Jadi ternyata mereka bertiga bener – bener fresh graduate dari program Ners ( Ns ). Mereka menceritakan bahwa September 2017 yang lalu sebelum mereka diwisuda, mereka melakukan tes dan interview padahal mereka belum wisuda Ns. nya… kemudian 4 bulan berikutnya mereka sudah sampai di Kuwait. Relatif cepat juga ya proses rekrutmennya… Jadi mereka ini ternyata adalah hasil training LPK LN Errena Skills and Training Center bersama LP3TKI Surabaya dan BNP2TKI yang diadakan di STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun sekitar Agustus 2017….bersama PPTKIS Timurraya Jaya Lestari Jakarta, sebagai agen penyalurnya…. Singkat cerita kemudian mereka mengikuti interview langsung oleh tim penguji dari Kuwait. Tim penguji tersebut datang sendiri ke Indonesia tentunya atas rekomendasi KBRI Kuwait. Dan alhamdulillah 3 orang dari 1 kampus tersebut lolos dan diterima kerja di Kuwait, dimana 8 bulan sebelumnya ternyata juga sudah ada 1 orang perawat asal Makasar yang juga sudah diterima kerja duluan di RS yang sama, mungkin tidak banyak orang yang mengetahui kedatangan 1 orang perawat tsb.

Para user menghitung 2 tahun mereka menempuh program profesi Ns. tersebut dianggap 2 tahun experience. Jadi bagi teman – teman yang kali ini hampir selesai Ns.nya udah bisa ikut rekrutmen Kuwait yaw, jadi hitungan 2 tahun experience itu tidak 2 tahun setelah Ns, melainkan 2 tahun pasca kelulusan S.Kep.

Mereka juga menceritakan bahwa STR pun belum mereka pegang sampai saat ini, melainkan hanya punya surat rekomendasi saja sudah bisa buat menggantikan STR.

Kelihatannya mereka bertiga semangat bekerja di Kuwait dan semakin senang dengan kedatangan kami. Mereka siap berperan aktif di INNAK sebagai organisasi profesi, selain juga siap aktif di ormas – ormas yang ada di Kuwait sebagai bagian dari diaspora Kuwait. Kami ucapkan welcome di Kuwait kepada saudari Ns. Liana Tulizzah, S.Kep, Ns. Meri Wahyuningtyas, S.Kep, Ns. Ima Kholifatun, S.Kep, semoga 47 orang yang kini sedang melakukan rekrutmen di Indonesia juga segera menyusul bergabung bersama kami di Kuwait. Bagi teman – teman yang belum mendaftar ke Kuwait, jangan takut atau was – was buat datang dan bekerja di Kuwait, karena semua diaspora yang ada di Kuwait sungguh menanti – nanti kedatangan kalian semua.

6 Responses to Cerita Dibalik 3 Orang Perawat New Comer di Kuwait

  1. abu.azizah berkata:

    Mohon info proses rekruitmentnya.. kalau bisa di share.. lewat PT apa dan sebagainya..

    • innak berkata:

      Ini merupakan kelanjutan loby2 kbri yg kmd menghasilkan bbrp peluang,spt : rekrutmen royal hayat, MOH, dar alshifa dll, utk lbh detailnya kayanya ga jauh beda dg proses rs royal hayat dimana usernya merupakan salah satu rekan indo kita, yaitu saudara alex syafe’i, mgkn lbh detailnya bisa ditanyakan kebeliau….klo pt nya bisa dicek di postingan yang https://innak-ppni.org/2018/01/11/peluang-meniti-karier-perawat-dan-meraup-dinar-kuwait/ dimana di berkas2nya lengkap dg stempel kbri, ttd pak alamsyah, ptdi indo jg dicantumkan, gaji dll sdh sangat jelas kontraknya….

      • Teguh Wiyono, SE., M.Pd., M.Sc berkata:

        Ini hasil dari Upgrading Skills LPKS ERRENA SKILLS AND TRAINING CENTER KEDIRI JAWA TIMUR. dari angkatan 2017 sd 2018 saat ini sudah banyak yang ke Kuwait, Arab Saudi. Singapura sekitar 494 Perawat Bidan.. Bekerjasama dengan LP3TKI. BNP2TKI dan Pemberangkatan melalui PT. TIMURAYA JAYA LESTARI

        #

  2. Giyono Asfarrasyid berkata:

    Numpang komentar…dari PT Errena Mitra Keluarga, LPKS LN Skills and Training Center Kediri bersama BNP2TKI

    Meluruskan….

    “Ceritanya sekitar Agustus 2017 ada rekomendasi dari PPNI Madiun bahwa akan datang user dari salah satu RS swasta Kuwait. Dan Stikes Dr. Soedono Madiun lah yang direkomendasikan untuk diadakan interview langsung oleh tim penguji dari Kuwait. Tim penguji tersebut datang sendiri ke Indonesia tentunya atas rekomendasi KBRI Kuwait. Dan alhamdulillah 3 orang dari 1 kampus tersebut lolos dan diterima kerja di Kuwait,…”

    Yang benar adalah bahwa saudari Ns. Liana Tulizzah, S.Kep, Ns. Meri Wahyuningtyas, S.Kep,….

    mereka adalah hasil training LPK LN Errena Skills and Training Center bersama LP3TKI Surabaya dan BNP2TKI yang diadakan di STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun….bersama PPTKIS Timurraya Jaya Lestari Jakarta, sebagai agen penyalurnya….

    Terima kasih..

    Giyono Asfarrasyid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *